You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pramono Fokus Tingkatkan Akses Pendidikan Merata
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Pramono Fokus Tingkatkan Akses Pendidikan Merata

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, pentingnya akses pendidikan yang merata bagi seluruh warga, terutama bagi mereka yang kurang mampu.

"Pendidikan itu menjadi hal yang sangat utama,"

Hal ini disampaikan Pramono saat menutup acara Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) di Ruang Auditorium Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (15/5).

Pramono kemudian berbagi kisahnya sebagai anak seorang guru, yang menekankan pentingnya pendidikan dalam keluarganya. Pramono menyampaikan latar belakang keluarganya yang mendorongnya untuk bertekad kuat dalam meraih pendidikan tinggi.

Organisasi Perempuan Jaksel Dapat Pemantapan Wawasan Kebangsaan

"Pendidikan itu menjadi hal yang sangat utama dalam keluarga kami. Kami tujuh bersaudara. Walaupun anaknya guru, tujuh-tujuhnya Alhamdulillah jadi sarjana," ujar Pramono.

Dalam upayanya meningkatkan akses pendidikan di Jakarta, Pramono memaparkan beberapa program unggulan yang dijalankannya. Di antaranya yakni Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, KJMU, pemutihan ijazah, dan lain sebagainya.

Terkait Kartu Jakarta Pintar (KJP), Pramono menjelaskan, program ini memberikan bantuan finansial kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Pada tahun ini, sebanyak 707.622 siswa menerima manfaat dari program ini.

"Fondasi paling utama, paling dasar adalah memberikan apa yang disebut dengan Kartu Jakarta Pintar," katanya.

Sedangkan program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) memberikan bantuan kepada mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Pramono menekankan komitmen Pemprov DKI untuk menjamin keberlanjutan pendidikan penerima KJMU hingga jenjang S2 dan S3, selama IPK mereka memenuhi syarat.

"Jumlahnya pada periode ini, kemarin sudah kita ketok jumlahnya 15.792 mahasiswa," ucap Pramono.

Selain itu, Pramono juga mengeluarkan peraturan gubernur yang memberikan akses gratis kepada penerima KJP untuk mengunjungi tempat wisata dan museum di Jakarta, seperti Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Ragunan, Monas, dan museum lainnya.

Untuk meningkatkan literasi, Pemprov DKI juga memperpanjang jam operasional perpustakaan dan museum hingga pukul 10 malam.

Pramono juga menyampaikan adanya program pemutihan ijazah oleh Pemprov DKI. Sebanyak 6.652 ijazah siswa yang ditahan karena masalah finansial akan ditebus oleh Pemprov DKI untuk mempermudah mereka melanjutkan pendidikannya maupun mendapatkan pekerjaan.

"Alhamdulillah per hari ini sudah 488 ijazah," tandas Pramono.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1193 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close